Editor's Pick3 MENIT · SELESAI ± 16.20
KISAH IKONIK THE KISS OF LIFE
kisah nyata di balik foto ikonik :The Kiss of Life tahun 1967". Aksi heroik J.D. Thompson menyelamatkan rekannya yng tersengat listrik ribuan volt.

Aa
Yang perlu Anda ketahui
kisah nyata di balik foto ikonik :The Kiss of Life tahun 1967". Aksi heroik J.D. Thompson menyelamatkan rekannya yng tersengat listrik ribuan volt.
3 menit baca 182 pembacaEditor's Pick
Senin sore 17 Juli 1967, Jacksonville tampak seperti biasa, panas Florida menempel di udara. Dua lineman dari Jacksonville City Electric Randall, yaitu G. Champion dan J.D. Thompson melakukan pekerjaan rutin di sebuah tiang listrik di West 26th Street. Tidak ada tanda bahwa beberapa menit ke depan akan menghasilkan salah satu foto paling ikonik dalam sejarah jurnalisme, atau akan ada nyawa seseorang yng dipertaruhkan di ketinggian.
Kontak Fatal di Atas Tiang
Champion bekerja di posisi paling atas. Ia sudah hafal medan seperti itu sabuk pengaman terikat, tangan cekatan memeriksa kabel. Lalu momen buruk itu muncul, tangannya menyentuh kabel yang salah. Ada yang menyebut kabel itu bertegangan rendah, ada juga yang menyebut sekitar 4.000 volt (mirip ditonjok sangat keras dari dalam tubuh). Apa pun versinya, cukup untuk membuat tubuh Champion kaku, kemudian limbung. Ia tidak jatuh ke tanah. Sabuk pengamannya menahan tubuh yang tiba-tiba tak bergerak itu, menggantung seperti boneka kusut di udara.
Detik-detik Panik & Naluri Penyelamat
Thompson, yang sedang memanjat di bawahnya, mendengar bunyi aneh dan melihat tubuh rekannya terkulai. Rasa takut sempat muncul, tapi nalurinya bergerak lebih cepat daripada logika. Ia memanjat naik, mendekati tubuh Champion sambil menahan dirinya agar tidak ikut tergelincir. Di atas tiang sempit itu, puluhan meter dari tanah, ia mencari tanda kehidupan. Tidak ada. Lalu ia mengambil keputusan yang berani: memberikan napas buatan langsung di tiang.
Posisinya nyaris mustahil. Satu pria menggantung tidak sadar, satu lagi bertahan di udara sambil menahan keseimbangan. Thompson tidak bisa melakukan kompresi dada, jadi ia fokus memberi napas. Berkali-kali ia menghembuskan udara ke paru-paru Champion sampai akhirnya merasakan sesuatu napas pendek, gasps kecil yang menunjukkan ada celah kehidupan.
Munculnya Sang Fotografer
Di jalan di bawah, sebuah mobil melambat, seorang fotografer Jacksonville Journal, Rocco Morabito, kebetulan sedang lewat. Ia melihat ke atas, terpaku pada adegan ganjil itu, lalu segera mengambil kamera. Dalam hitungan detik ia memotret serangkaian gambar. Salah satunya menangkap momen Thompson menempelkan bibirnya ke bibir Champion adegan penyelamatan yang nyaris tak masuk akal. Foto itu kelak dikenal sebagai “The Kiss of Life.” Hari itu juga, foto itu menghiasi halaman pertama Jacksonville Journal.
Penurunan Darurat dan Penyelamatan di Tanah
Ketika Thompson merasakan tanda-tanda Champion mulai sadar, ia tidak berhenti. Ia melepas sabuknya sendiri, mengatur posisi tubuh Champion ke bahunya, lalu turun perlahan sambil menopang berat tubuh rekannya. Begitu sampai di tanah, rekan-rekan lain membantu melanjutkan resusitasi sampai paramedis tiba. Champion dibawa ke rumah sakit, dirawat karena luka bakar listrik dan komplikasi lain, namun ia selamat. Bertahun-tahun selanjutnya ia tetap hidup, hingga meninggal pada 10 Agustus 2002 di usia 64 tahun.
Warisan Sebuah Foto
Foto Rocco Morabito memenangkan Pulitzer Prize untuk Spot News Photography pada 1968. Sejak itu, gambar tersebut sering dijadikan simbol tentang persaudaraan pekerja utilitas, keberanian spontan dan momen ketika manusia memilih bertindak meski risikonya tinggi. Kota Jacksonville dan JEA kemudian memberikan penghargaan resmi kepada Thompson sebagai bentuk pengakuan atas tindakan heroiknya.
Detail yang Masih Diperdebatkan
Meski inti ceritanya jelas, sejumlah detail kecil masih simpang-siur. Tegangan kabel sering menjadi bahan perdebatan; sebagian sumber menyebut low voltage, sebagian lagi menyebut 4.160 volt. Laporan koran asli hari itu jarang dipublikasikan ulang dalam arsip digital, sehingga banyak detail teknis hanya bertahan melalui ringkasan, wawancara ulang, dan catatan sejarah yang dirilis bertahun-tahun setelah kejadian.
Momen Rapuh yang Mengubah Segalanya
Namun, dari semua potongan informasi itu, satu hal tetap sama. Di atas sebuah tiang listrik, seorang pekerja tak berdaya menggantung antara hidup dan mati. Seorang rekan kerjanya memilih memanjat, mengabaikan bahaya, dan memberi napas pertamanya kembali. Dan seorang fotografer kebetulan lewat, lalu mengabadikannya dan menjadi bukti tak terbantahkan tentang bagaimana keputusan manusia bisa berubah menjadi penyelamatan, harapan, dan sejarah.
Kisah ini masih terus diingat karena mengingatkan kita betapa rapuhnya manusia dan betapa luar biasanya manusia lain yang memilih untuk membantu menjaga hidupnya tetap bertahan. (YSM)

Memuat komentar...