Swapnews.co.id – Upaya pencarian seekor macan tutul jantan berusia 3,5 tahun yang lepas dan kabur dari kandang karantina di Lembang Park and Zoo, Bandung Barat, masih terus dilakukan dan sudah memasuki hari ke-6 terhitung pada Selasa 2 September 2025.
Update upaya pencarian macan tutul yang kabur dari kandang penangkaran di Lembang Park Zoo kini mendapat bantuan dari tim Taman Nasional (TN) Ujung Kulon, Banten.
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat (BBKSDA Jabar) menyampaikan bahwa hingga Senin 1 September 2025, tim pencarian macan tutul yang lepas tetap melakukan penyusuran dan observasi langsung ke titik-titik yang diduga dilintasi hewan liar tersebut.
Tim pencarian juga melakukan upaya dengan menambah pemasangan kandang jebak dan penguatan perimeter agar macan tutul yang lepas sejak Kamis 28 Agustus 2025 pagi ini tetap di dalam area Lembang Park Zoo, tidak keluar jauh ke area permukiman warga.
“Hasil observasi/penelusuran menemukan jejak kaki, cakaran kotoran yang ditemukan merupakan rentang waktu antara 24 sampai 48 jam,” kata Kepala BBKSDA Jabar Agus Arianto,
Upaya pencarian sejauh ini juga dibantu oleh Sintas, Formata dan Kader Konservasi Jabar dan Taman Nasional Ujung Kulon yang langsung ikut terjun melakukan upaya pencarian.
TN Ujung Kulon mengirimkan 3 orang tim drone beserta thermal drone yang dapat membaca lebih detail permukaan bumi dan pergerakan satwa di atasnya. Sehingga dukungan penggunaan thermal drone hingga Selasa bertambah menjadi total 3 tim, setelah sebelumnya dari Dinas Kehutanan (Dishut) Jabar dan BBKSDA Jabar. “Hadirnya dukungan-dukungan ini memperkuat upaya dan manifesto kesungguhan multi pihak menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat sekitar serta satwa macan tutul,” ucap Agus.
Agus memastikan hingga saat ini, seluruh tim masih dalam kondisi bekerja baik melakukan penyisiran malam di darat dan didukung penyisiran udara dengan 2 set thermal drone dan 1 set drone non thermal. (YSM)









Apa Komentar kamu swaps ?