Denpasar, Swapnews.co.id – Sebuah percakapan antara seorang konten kreator lokal dan istri pejabat publik Bali menjadi perbincangan warganet setelah beredar di media sosial. Percakapan itu berawal dari undangan untuk hadir di sebuah podcast membahas isu penanganan sampah berbasis sumber, guna menghadirkan pandangan dari semua pihak.
sumber:https://www.instagram.com/p/DNH54SbThG6/?igsh=MWkydWhwdnE3bjFyag==
Dalam pesan tersebut, sang konten kreator menyampaikan niatnya agar publik mendapat informasi berimbang terkait kebijakan penanganan sampah di Bali. Namun, undangan itu ditolak oleh pihak istri pejabat, dengan alasan isu sampah merupakan ranah pekerjaan resmi dan ia sudah memiliki kanal podcast sendiri untuk menyampaikan pandangannya.
Menariknya, dalam penolakan itu terselip pesan personal yang menyebut soal “doa terbaik dan kutukan” yang akan berpengaruh pada rezeki pihak pengundang. Pesan tersebut juga mengingatkan agar pihak konten kreator bekerja dengan baik dan tidak “ampah dan campah” demi menjadi pahlawan bagi keluarga.
Publik menanggapi percakapan ini dengan beragam komentar. Ada yang menilai pesan tersebut bagian dari nasihat dengan nuansa budaya, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk tekanan halus.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak istri pejabat publik tersebut terkait viralnya percakapan ini. Swapnews.co.id masih berupaya meminta klarifikasi dari kedua belah pihak.
Catatan Redaksi: Swapnews.co.id menghormati privasi pribadi dan memuat percakapan ini dalam konteks kepentingan publik, yakni transparansi komunikasi antara tokoh publik dan masyarakat dalam isu lingkungan yang menyangkut hajat hidup orang banyak.(A/S)









Apa Komentar kamu swaps ?