Jakarta, Swapnews.co.id – Hadirnya Ruben Onsu di rumah duka ayahanda Sarwendah, Hendrik Lo, menjadi sorotan publik. Bukan sekadar karena kehadirannya sebagai mantan menantu, namun waktu kedatangannya yang tak biasa—sekitar pukul 00.45 dini hari—membangkitkan spekulasi dan tanda tanya dari banyak kalangan.
Ruben diketahui baru pulang dari Bali malam itu, namun tetap menyempatkan diri langsung datang ke rumah duka. Ia datang dengan wajah sendu, memberikan pelukan kepada pihak keluarga, dan tampak berbicara hangat dengan ibunda Sarwendah.
Namun publik mulai bertanya-tanya—apakah benar kehadiran tersebut semata bentuk penghormatan terakhir, atau justru bagian dari strategi personal Ruben Onsu yang tengah menjadi sorotan pasca-bercerai dari Sarwendah?
Apalagi, Ruben menuliskan pesan singkat di Instagram Story-nya, “Rest in Love Yeye 😭,” menyebut nama yang identik dengan julukan sang mendiang sekaligus label usaha kuliner miliknya. Sebagian netizen menilai pesan tersebut emosional, sementara lainnya mencurigai adanya upaya mengikat kembali simpati publik lewat citra keluarga dan kedekatan dengan orang tua mantan istri.
“Gak mungkin jam segitu kalau cuma datang karena duka. Kalau beneran sedih, pasti dari pagi sudah datang. Ini seolah ada pesan tersirat,” komentar salah satu akun di media sosial.
Sebagian lainnya membela tindakan Ruben, menyebut kehadirannya adalah bentuk kedewasaan dan tanggung jawab moral, apalagi selama ini Ruben memang dikenal sangat dekat dengan keluarga Sarwendah bahkan setelah perceraian.
Meski demikian, narasi yang berkembang di media sosial terus menyorot: apakah Ruben sedang membangun kembali jembatan emosi yang telah runtuh, atau justru sekadar memperkuat citra dan eksistensinya di tengah krisis personal?
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari pihak Ruben Onsu maupun Sarwendah terkait motif kedatangan tersebut. (F/S)









Apa Komentar kamu swaps ?