KLATEN SWAPNEWS, 21 Juli 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kemarahannya atas maraknya praktik pengoplosan beras biasa yang dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium. Dalam pidatonya saat peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Prabowo menyebut tindakan tersebut sebagai penipuan besar dan pengkhianatan terhadap rakyat.
“Beras biasa dibungkus, dikasih stempel beras premium, dijual Rp5.000 di atas harga eceran tertinggi. Saudara-saudara, ini penipuan,” tegas Prabowo di hadapan masyarakat.
Ia langsung memerintahkan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut dan menindak tegas para pelaku kejahatan ekonomi tersebut. “Saya minta Jaksa Agung sama Kapolri usut dan tindak,” ujarnya dengan nada tinggi.
Menurut data dari Kementerian Pertanian, sebanyak 212 merek beras tidak memenuhi standar, dan 26 di antaranya telah mengakui praktik oplosan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut praktik curang ini berpotensi merugikan negara hingga Rp100 triliun per tahun.
Prabowo menegaskan, jika pelaku tidak mengembalikan kerugian negara, maka fasilitas mereka seperti penggilingan padi akan disita. “Ini subversi ekonomi. Ini tikaman terhadap rakyat kita. Kita kerja keras cari uang, mereka tipu rakyat dengan santai,” ujar Presiden.
Pemerintah melalui Satgas Pangan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kementan kini tengah gencar melakukan investigasi dan pengawasan distribusi beras secara nasional.
Tagar: #PrabowoTegas #BerasOplosan #PenipuanEkonomi #SubversiRakyat #JaksaAgungKapolri









Apa Komentar kamu swaps ?