Menu

Mode Gelap

Crypto · 6 Oct 2025 WIB

Pemuda 20 Tahun Asal Singapura Gasak 4.100 Bitcoin! Gaya Hedon, Borong Puluhan Supercar hingga Bikin FBI Geleng Kepala


					Kasus pencurian 4.100 Bitcoin oleh Malone Lam Perbesar

Kasus pencurian 4.100 Bitcoin oleh Malone Lam

SWAPNEWS.CO.ID | Investigasi Internasional

Washington D.C., Amerika Serikat –
Sebuah kasus kejahatan digital terbesar dalam sejarah Amerika Serikat mengguncang dunia kripto. Malone Lam, pemuda berusia 20 tahun asal Singapura, ditangkap oleh otoritas Amerika Serikat setelah diduga mencuri 4.100 Bitcoin (setara lebih dari Rp 3,6 triliun) dari seorang investor asal Washington D.C.

Lam, bersama rekannya Jeandiel Serrano, melakukan aksi licik dengan menyamar sebagai tim dukungan teknis Google dan Gemini, perusahaan penyedia layanan aset kripto terkemuka. Dengan trik social engineering, keduanya meyakinkan korban untuk memberikan akses jarak jauh ke komputernya—membuka file berisi private key aset kripto, yang kemudian disapu bersih ke dalam dompet digital milik para pelaku.


Aksi Digital yang Tersusun Rapi

Menurut laporan resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) yang dirilis pada 19 September 2024, aksi tersebut dilakukan pada 18 Agustus 2024. Setelah dana berhasil dipindahkan, Lam langsung mencuci hasil curiannya melalui jaringan mixers, VPN, dan peel chain wallets, sebuah teknik rumit untuk memutus jejak transaksi di blockchain.

“Ini adalah salah satu kasus pencurian kripto dari satu korban terbesar dalam sejarah Amerika Serikat,” tegas Jaksa Distrik Washington D.C. dalam rilis persnya.


Dari Hacker Menjadi Hedonis

Beberapa minggu setelah pencurian, Lam dan Serrano diketahui menikmati hidup mewah di Los Angeles dan Miami. Berdasarkan hasil penyelidikan FBI, mereka menghamburkan uang hingga ratusan juta dolar untuk membeli mobil sport dan supercar, jam tangan mewah, hingga tas Hermes Birkin untuk pacar Lam.

Media The Straits Times melaporkan bahwa Lam memiliki lebih dari 30 mobil mewah, termasuk koleksi Ferrari, Lamborghini, dan McLaren.
Sementara versi Channel NewsAsia (CNA) menyebutkan pengeluaran Lam mencapai US$500.000 hanya untuk satu malam pesta di klub eksklusif Los Angeles.


Dakwan Berat dan Jaringan Lebih Luas

Pada Mei 2025, DOJ kembali mengumumkan dakwaan lanjutan dengan 12 tersangka tambahan menggunakan pasal RICO (Racketeer Influenced and Corrupt Organizations Act)—undang-undang yang biasanya digunakan untuk kasus mafia dan kejahatan terorganisir.
Total dana yang dituduhkan kepada jaringan ini mencapai lebih dari US$263 juta, dengan Lam disebut sebagai salah satu otak utama operasi tersebut.

Kronologi Singkat:

Tanggal Kejadian Detail
18 Agustus 2024 Aksi pencurian Lam dan Serrano mengelabui korban dan mencuri 4.100 BTC
19 September 2024 Penangkapan pertama DOJ umumkan penahanan dua tersangka
Oktober 2024 Investigasi diperluas FBI melacak pencucian dana melalui mixers dan VPN
Mei 2025 Dakwaan tambahan DOJ menambah 12 terdakwa lain di bawah pasal RICO
Juni 2025 Pengakuan bersalah Rekan Lam, Veer Chetal (19), mengaku bersalah atas perannya dalam kasus ini

Reaksi Dunia Kripto

Kasus ini menjadi alarm bagi seluruh pengguna kripto di dunia. Modus phishing dan social engineering kini menjadi ancaman nyata, bahkan bagi investor kawakan.
Perusahaan keamanan blockchain menilai kejadian ini sebagai “bukti bahwa kelemahan terbesar kripto bukanlah sistemnya, melainkan manusianya.”


Sumber-Sumber Kredibel

  • U.S. Department of Justice (DOJ), Washington D.C. – Press Release 19 Sep 2024 & 15 Mei 2025

  • Channel NewsAsia (CNA) – “Singaporean man charged for stealing 4,100 BTC” (2024–2025)

  • The Straits Times – “Singapore man accused of spending spree after crypto theft” (Okt 2024)

  • Courthouse News Service – “One of largest single-victim crypto thefts” (2024)

  • CNBC Indonesia, DetikInet, CBS Miami, NBC News, TRM Labs Report (2025)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Jurnalis

Apa Komentar kamu swaps ?

Baca Lainnya

Banjir Kepung Sanur & Denpasar: Turis Komplain, Staf Hotel Terpaksa Angkut Koper Manual

8 January 2026 - 11:57 WIB

Banjir Kepung Sanur & Denpasar Turis Komplain, Staf Hotel Terpaksa Angkut Koper Manual

Kalender Event Bali 2026: Jadwal Lengkap Beachwalk Fest hingga BBTF

8 January 2026 - 11:47 WIB

Kalender Event Bali 2026 Jadwal Lengkap Beachwalk Fest hingga BBTF

Mayat Wanita Mengapung di Pelabuhan Lembar, Polisi Ungkap Riwayat Pilu Korban

8 January 2026 - 11:02 WIB

Petugas melakukan evakuasi terhadap mayat M yang ditemukan mengapung di Pelabuhan Lembar.

Bupati Bangli Bantah Minta Kompensasi Rp 200 Miliar untuk Tampung Sampah

8 January 2026 - 10:45 WIB

Bupati Bangli Bantah Minta Kompensasi Rp 200 Miliar untuk Tampung Sampah

Wabup Bangli Tegas: Denpasar & Badung Hanya Boleh Buang Sampah Residu ke TPA Landih

6 January 2026 - 10:27 WIB

Wabup Bangli Tegas Denpasar & Badung Hanya Boleh Buang Sampah Residu ke TPA Landih - swapnews

TPA Suwung Tutup 2026: Bangli Ajukan Syarat ‘Mahal’ ke Denpasar & Badung

6 January 2026 - 10:04 WIB

TPA Suwung Tutup 2026 Bangli Ajukan Syarat 'Mahal' ke Denpasar & Badung
Trending di BALI
Home
Hot News
Trending
Instagram