Menu

Mode Gelap

News · 10 Sep 2025 WIB

Lembang Park and Zoo Rumahkan Karyawan


					Lembang Park and Zoo Rumahkan Karyawan Perbesar

Swapnews.co.id – Pengelola obyek wisata Lembang Park and Zoo (LPZ) dengan terpaksa merumahkan sebagian besar karyawannya setelah menutup kunjungan bagi wisatawan selama hampir dua pekan imbas insiden kaburnya seekor macan tutul.

Hal ini dilakukan karena operasional taman satwa berhenti total sejak Kamis (28/8/2025) demi alasan keamanan pengunjung dan satwa lain. Humas Lembang Park and Zoo (LPZ), Miftah Setiawan, mengakui keputusan merumahkan pegawai tidak bisa dihindari karena aktivitas harian di area wisata nyaris lumpuh.

“Beberapa rekan petugas kami rumahkan dulu karena memang aktivitas sangat terbatas. Tapi, begitu buka, mereka akan kembali bekerja seperti biasa,” kata Miftah, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, keputusan tersebut menjadi langkah paling realistis di tengah ketidakpastian kapan LPZ akan kembali dibuka kembali. “Kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan dan instansi terkait. Kepastian tanggal buka juga belum ada,” ujarnya.

Biasanya, LPZ selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada akhir pekan atau libur panjang, termasuk momen Maulid Nabi pada 5-7 September 2025 lalu yang harus dilewati tanpa kunjungan sama sekali.

Miftah menyebut kerugian yang dialami LPZ sangat signifikan, tetapi keselamatan pengunjung dan penanganan insiden menjadi prioritas utama. “Kalau ditanya soal kerugian, memang signifikan sekali. Namun, fokus kami saat ini adalah menanggulangi insiden ini dengan sebaik mungkin,” ucapnya.

Meski kunjungan ditutup, perawatan terhadap hewan tetap berjalan penuh tanpa pengurangan kualitas. “Untuk perawatan hewan, tidak ada yang dikurangi. Semua tetap mendapat perhatian seperti biasa,” tambah Miftah.

Selain itu, pengelola memperkuat sistem keamanan kandang, khususnya bagi satwa karnivora. “Kami cek ulang seluruh fasilitas kandang bersama rekan dari BBKSDA. Yang kurang kuat kami perkuat, yang kurang lengkap kami tambahi. Sekarang kami sudah menerapkan double safety untuk kandang-kandang karnivora,” ucapnya.

Terkait status macan tutul yang kabur, Miftah menegaskan pencarian belum dihentikan, melainkan bergeser menjadi pemantauan karena jejak terakhir mengarah keluar area LPZ.

“Kami pastikan macan tutul itu sudah tidak ada di area Lembang Park & Zoo berdasarkan temuan jejak yang mengarah keluar perimeter. Sekarang kami sedang menunggu informasi dari masyarakat dan tim BBKSDA untuk pelacakan lebih lanjut di luar area,” tuturnya.

Sementara itu Humas BBKSDA Jawa Barat, Eri Mildranaya, memastikan tim gabungan masih terus melakukan penyisiran setiap malam untuk memastikan keamanan.

“Kami kembali melakukan penyisiran dan perlu kawan-kawan ketahui penyisiran malam yang kami lakukan setiap hari mulai dari tanggal 28 hingga saat ini terakhir semalam itu, kami lakukan mulai pukul 8 sampai jam 2 subuh,” katanya.

Setelah menyisir area internal LPZ, tim juga memperluas pencarian ke kawasan hutan lindung Gunung Tangkuban parahu dan Burangrang berdasarkan pantauan drone thermal.

“Kami tetap meyakinkan dan kami yakin bahwa macan tutul kalau toh benar-benar masuk ke kawasan hutan lindung. Sesuai dengan hasil drone thermal terakhir yang kami dapatkan dan thermal pergerakan,” ujar Eri. (YSM)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Apa Komentar kamu swaps ?

Baca Lainnya

Lomba Bulan Bahasa Bali ke VIII Tahun 2026,Dengan Tema “ATMA KERTHI UDIANA PURNANING JIWA” di Laksanakan

5 February 2026 - 17:04 WIB

Babinsa Koramil 1611-07/Denbar Laksanakan Sidak dan Pendataan Duktang Non Permanen di Br. Tegeh Sari

4 February 2026 - 21:56 WIB

PERTEMUAN SINERGI PEMKAB SUMBA BARAT DAN STAKEHOLDER BALI,UPAYA PREVENTIF DAN ELIMINASI STIGMA NEGATIF TERHADAP WARGA SUMBA DI BALI

19 January 2026 - 15:05 WIB

Akhir Pekan, Polres Bangli Tingkatkan Pengamanan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Obyek Wisata Kintamani

17 January 2026 - 19:49 WIB

Pangdam IX/Udayana Resmikan 10 Unit RTLH Hasil Kolaborasi Lintas Sektor di Buleleng

17 January 2026 - 18:13 WIB

Akhirnya Bos Minyak Nomor Satu di Denpasar Man Tompel Ditahan

16 January 2026 - 18:29 WIB

Trending di News
Home
Hot News
Trending
Instagram