JAKARTA. Swapnews.co.id – Dunia hiburan Indonesia kembali kehilangan salah satu sosok penghibur. Klemens Awi atau yang dikenal dengan nama Celo (36 tahun), komedian asal Merauke Papua Selatan, berpulang pada Jumat dini hari, 19 September 2025 pukul 01.15 WIB di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Awalnya Klemens Awi sempat dirawat di RS Hermina Ciputat sejak 5 September 2025 karena komplikasi ginjal, jantung, paru-paru, serta penurunan trombosit signifikan. Karena kondisinya menurun hingga akhirnya dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan intensif di ruang ICU.
Celo mulai dikenal publik luas lewat serial Epen Cupen yang lahir di Merauke dan sukses menembus layar nasional. Ia kemudian dipercaya membintangi Epen Cupen The Movie yang membawa wajah dan logat khas Papua Selatan ke layar lebar.
Sebelum kepergiannya, sahabat, musisi, dan seniman sempat menggelar konser donasi di GLAS Cempaka Putih Jakarta pada Minggu, 13 September 2025. Acara itu dihadiri banyak nama besar dan menjadi wujud solidaritas untuk membantu biaya pengobatan Celo. Malam tersebut musik berpadu dengan doa agar ia bisa segera pulih.

Produser Epen Cupen, Irham Acho Bachtiar, yang selama ini mendampingi perjalanan karier Celo, mengabarkan langsung kepergian sahabatnya itu melalui akun Facebook.
“Karyamu akan terus dikenang sampai kapanpun. Beristirahatlah dalam damai kawan. Ternyata obrolan kita minggu lalu adalah percakapan terakhir yang tak akan pernah terulang kembali,” tulisnya dengan nada haru.
Jenazah Celo sementara disemayamkan di RS Polri dan direncanakan akan diberangkatkan ke tanah kelahirannya di Merauke, Papua Selatan, untuk dimakamkan.
Kepergian Celo bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Epen Cupen, sahabat-sahabat seniman namun juga bagi masyarakat luas yang pernah terhibur oleh tawa khasnya.

Klemens Awi atau Celo (36 tahun), komedian asal Merauke Papua Selatan
Kini, karyanya akan terus hidup sebagai warisan seni dari Papua untuk Indonesia. Karyanya menjadi bukti bahwa anak Papua mampu bersaing dan mewarnai panggung hiburan tanah air.
Klemens dikenal luas berkat logat khas Papua dan yang sukses mengundang tawa masyarakat Indonesia. Ia bukan hanya dikenang sebagai pelawak, tetapi juga pribadi rendah hati yang pembawaan sederhana serta dekat dengan banyak kalangan.
Karakternya sebagai Celo akan selalu dikenang sebagai ikon komedi yang merepresentasikan tawa dari tanah Papua. (YSM)









Apa Komentar kamu swaps ?