JAKARTA. swapnews.co.id. – Sebuah cekungan raksasa yang terbuat dari hasil hantaman meteroit ke permukaan bumi jutaan tahun lalu masih dapat dilihat hingga sekarang. Kawah Pingualuit adalah Cekungan Raksasa Hasil Benturan Meteroit tersebut sekarang berisi air dengan kandungan mineral alami. Air hujan dan salju yang mencair mengisi kawah ini hingga terbentuklah sebuah danau yang indah dengan diameter 3,44 km.
Kawah Pingualuit terletak di semenanjung Ungava, Quebec, Kanada. Sebelumnya kawah ini bernama Kawah Chubb namun berubah menjadi Kawah Quebec Baru. Diperkirakan kawah ini sudah terbentuk dari 1,4 juta tahun yang lalu dimana saat itu Meteroit menghantam bumi. Berdasarkan perkiraan penanggalan 40 Ar/ 39 Ar dari batuan lelehan tumbukan, menjadikan danau ini salah satu danau tertua di dunia.
Analisis batuan juga mengungkap fitur deformasi planar serta komposisi meteorit itu sendiri. Pengayaan besi, nikel, kobalt, dan kromium yang ditemukan dalam sampel lelehan tumbukan menunjukkan bahwa meteorit tersebut bersifat kondritik.
Kawah dan daerah disekitarnya sekarang masuk kedalam wilayah taman nasional Pingualuit. Didalam danau yang terbentuk dari kawah ini juga dihuni spesies ikan yakni ikan Char Arktik.
Danau ini memiliki kedalaman 267 meter dan menjadi salah satu danau terdalam di Amerika Utara serta salah satu danau air tawar termurni di dunia dengan tingkat salinitas kurang dari 3 ppm. Dengan tingkat kemurnian air yang tinggi, danau ini menjadi danau paling transparan di dunia. Kita mampu melihat hingga kedalaman kurang lebih 35 meter dari permukaan dengan Cakram Sacchi.
Cakram Sacchi sendiri merupakan alat yang digunakan untuk mengukur transparansi atau kekeruhan air di sebuah perairan.
Hari ini, Kawah Pingualuit menjadi bagian dari Taman Nasional Pingualuit, yang berdiri sejak 2004. Para peneliti, pecinta alam, dan wisatawan petualang datang untuk menyaksikan keajaiban yang terbentuk dari tumbukan luar angkasa ini dan menyaksikan betapa alam dan waktu bisa menciptakan sesuatu yang begitu memukau hanya dari satu ledakan besar.
Di era satelit dan drone, Pingualuit masih punya satu kekuatan yang membuat siapa pun yang melihatnya terdiam karena kagum. Sebuah bukti bahwa bumi punya memori yang dalam dan indah. (YSM)









Apa Komentar kamu swaps ?