Menu

Mode Gelap

Fakta Unik · 21 Sep 2025 WIB

Fakta Mengejutkan Fenomena Sapioseksual: Kecerdasan Sebagai Sumber Hasrat


					Sapioseksual: Kecerdasan Sebagai Sumber Hasrat Perbesar

Sapioseksual: Kecerdasan Sebagai Sumber Hasrat

JAKARTA. swapnews.co.id – Mengutip situs Merriem Webster, sapio berasal dari kata kerja Latin, yaitu sapere yang artinya menjadi bijak atau memiliki akal sehat. Ini juga menjadi akar dari kata-kata bahasa Inggris seperti sage, savant, savvy, atau sapient.

Apa itu Sapioseksual?

Menurut kamus dan berbagai penelitian, sapioseksual mengacu pada individu yang mendapatkan kepuasan dan ketertarikan dari kecerdasan seseorang. Mereka cenderung menilai pasangan berdasarkan kemampuan berfikir, wawasan, dan kemampuan analisis ketimbang penampilan fisik semata.

Bagi seorang sapioseksual, pikiran yang tajam dan kemampuan intelektual lebih menarik daripada penampilan fisik atau status sosial. Meski terdengar tidak umum, banyak orang menganggap ini sebagai orientasi seksual yang sah dan unik.

Ciri-Ciri Sapioseksual

Mengenali seseorang adalah sapioseksual bisa dilihat dari ciri-ciri berikut:

  1. Menilai kecerdasan di atas segalanya: Kecerdasan adalah kualitas yang paling dicari dalam diri pasangan.
  2. Tertarik pada orang yang berpengetahuan luas: Sapioseksual cenderung tertarik pada orang yang memiliki minat yang luas dan mendalam dalam berbagai bidang.
  3. Menikmati debat intelektual: Diskusi dan debat yang menantang adalah hal yang menarik bagi seorang sapioseksual.
  4. Merasa bosan dengan orang yang kurang cerdas: Kurangnya stimulasi intelektual dapat membuat sapioseksual merasa tidak tertarik atau bosan.
  5. Merasa frustrasi atau kurang tertarik pada hubungan yang hanya berfokus pada aspek fisik.
  6. Sering mencari percakapan mendalam dan intelektual.
ciri-ciri SAPIOSEKSUAL

ciri-ciri SAPIOSEKSUAL

Penyebab

Faktor penyebab sapioseksual masih dalam tahap penelitian, namun beberapa teori menyebutkan bahwa:

  1. Pengalaman masa kecil dan lingkungan sosial yang mendukung penghargaan terhadap kecerdasan.
  2. Pengaruh budaya dan media yang menempatkan kecerdasan sebagai sifat menarik.
  3. Kualitas genetik: Beberapa orang mungkin menganggap kecerdasan sebagai indikator kualitas genetik yang baik.
  4. Stimulasi mental: Kecerdasan menawarkan stimulasi mental yang berkelanjutan dan menarik.
  5. Kemampuan untuk belajar dan berkembang: Orang yang cerdas cenderung memiliki kemampuan untuk belajar dan berkembang, yang dapat membuat hubungan menjadi lebih dinamis.
  6. Perspektif yang unik: Kecerdasan sering kali dikaitkan dengan kemampuan untuk melihat dunia dari perspektif yang unik dan menarik.

Dampak Sapioseksualitas dalam Hubungan

Sapioseksualitas dapat memengaruhi hubungan dengan cara yang unik. Beberapa dampak yang mungkin terjadi adalah:

  1. Ketergantungan pada stimulasi intelektual: Hubungan yang sukses dengan seorang sapioseksual membutuhkan stimulasi intelektual yang berkelanjutan.
  2. Potensi konflik: Perbedaan tingkat kecerdasan atau minat intelektual dapat menyebabkan konflik dalam hubungan.
  3. Fokus pada koneksi mental: Sapioseksual cenderung lebih fokus pada koneksi mental dan intelektual daripada koneksi fisik atau emosional.

Sebuah studi dalam Journal of Intelligence meneliti hubungan antara kecerdasan dan preferensi seksual, ditemukan bahwa orang dengan preferensi sapioseksual cenderung menilai tinggi kemampuan kognitif dalam diri pasangan.

Pengobatan dan Terapi

Tidak semua sapioseksual membutuhkan pengobatan, kecuali jika mereka merasa mengalami kesulitan psikologis atau sosial. Terapi yang dapat membantu meliputi:

  1. Konseling psikologis untuk memahami preferensi dan merasa nyaman dengan identitas sendiri.
  2. Terapi perilaku untuk mengatasi kecemasan sosial.
  3. Konsultasi Psikoseksual jika orientasi ini menyebabkan ketidaknyamanan.

Kesimpulan

Sapioseksual, sebagai sebuah orientasi  yang menunjukkan bahwa ketertarikan pada kecerdasan sebagai daya tarik utama. Meskipun belum banyak penelitian mendalam, penting untuk menerima keberagaman ini dan dan memahami dampaknya dalam hubungan dapat membantu individu untuk membangun hubungan yang sehat dan memuaskan.

Jika anda merasa kesulitan dalam memahami atau mengelola preferensi seksual, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. (YSM)

Sumber Referensi:

Psychology Today – Understanding Sapiosexuality

Healthline – What is Sapiosexuality?

International Journal of Sexual Health – Study on Sexual Orientation Varieties

Journal of Intelligence. Some people are attracted sexually to intelligence: A psychometric evaluation of sapiosexuality.

Verywell Mind. What Does It Mean to Be Sapiosexual?

WebMD. Sapiosexual: What It Means.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Apa Komentar kamu swaps ?

Baca Lainnya

Simon Petrus Dari Namibia Penemu Ponsel Tanpa Kartu SIM Dan Koneksi Internet

21 November 2025 - 15:44 WIB

Simon Petrus dari Namibia penemu ponsel tanpa kartu SIM dan koneksi internet

Setetes Darah untuk Kemanusiaan: Satpolairud Polres Bangli Gelar Donor Darah Sambut HUT Polairud ke-75 Tahun 2025

13 November 2025 - 20:34 WIB

11.11 ‘Perlawanan’ Kaum Jomblo pada Stigma Wajib Punya Pasangan!

10 November 2025 - 08:05 WIB

11 November, SINGLES DAY

Buffalo Mindset: Ketika Hidup Mengajarkan Kita Untuk Tidak Lari Dari Badai

4 November 2025 - 10:45 WIB

BERHENTI BERUSAHA SEMBUH! Kenapa Luka Batin Cukup DIPAHAMI, Bukan Dihapus Total.

3 November 2025 - 07:44 WIB

luka batin cukup dipahami

Mouth Taping, Fakta Atau Risiko Fatal?

31 October 2025 - 07:48 WIB

MOUTH TAPING, FAKTA ATAU RISIKO FATAL?
Trending di Health
Home
Hot News
Trending
Instagram