Menu

Mode Gelap

BALI · 7 Oct 2025 WIB

Bali Bangun Tiga Underpass Baru, Akademisi Udayana Minta Angkutan Umum Diperkuat untuk Atasi Kemacetan


					Bali Bangun Tiga Underpass Baru, Akademisi Udayana Minta Angkutan Umum Diperkuat untuk Atasi Kemacetan Perbesar

DENPASAR | swapnews.co.id – Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota akan segera membangun tiga underpass baru untuk mengurai kemacetan di sejumlah titik strategis. Ketiga underpass tersebut meliputi Underpass Jimbaran di Badung, Underpass Simpang Gatot Subroto, dan Underpass Simpang Tohpati di Denpasar.

Dikutip dari balipost.com, akademisi Fakultas Teknik Bidang Transportasi Universitas Udayana, Prof. I Putu Alit Suthanaya, menilai bahwa pembangunan tiga underpass ini tidak akan cukup efektif tanpa diimbangi dengan optimalisasi sistem angkutan umum massal.

Menurutnya, tujuan utama pembangunan underpass bukan semata untuk mengurangi kemacetan, tetapi untuk memecah sumbatan arus lalu lintas di simpang-simpang padat.

Kalau kita bayangkan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dan Jalan Bypass Ngurah Rai seperti aliran darah, saat ini terjadi penyumbatan di titik-titik persimpangan. Untuk melancarkan aliran itu, sumbatan-sumbatan ini harus dikurangi,” ujar Prof. Alit.

Ia menjelaskan bahwa pergerakan kendaraan antarkabupaten dan antarprovinsi menuju Kota Denpasar menjadi penyebab utama penumpukan arus kendaraan. Hal ini terjadi karena jaringan jalan lingkar kawasan perkotaan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan) belum memadai.

Rencana pembangunan jalan lingkar kawasan Sarbagita yang semula meliputi jalur Canggu–Beringkit–Batuan–Purnama, menurutnya kini sulit direalisasikan karena trase jalan sudah dipenuhi bangunan. Sebagai gantinya, pembangunan jalan tol Gilimanuk–Mengwi–Bypass IB Mantra–Tol Bali Mandara diharapkan bisa menjadi solusi mengalihkan beban lalu lintas eksternal dari pusat Kota Denpasar.

Selain itu, simpang sebidang yang hanya dikendalikan sistem ATCS (Area Traffic Control System) dinilai tak akan mampu mengatasi lonjakan arus kendaraan pada jam sibuk. Karena itu, pembangunan simpang tak sebidang seperti underpass atau overpass menjadi keharusan. Namun, Prof. Alit mengingatkan agar efektivitasnya dikaji dengan matang, terutama jika jarak antar-simpang terlalu berdekatan.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan manajemen permintaan (demand management) selain memperbanyak infrastruktur fisik.

Tidak cukup hanya menambah jalan. Kita juga harus mengurangi beban lalu lintas dengan memperkuat sistem transportasi publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Alit menilai penyebab utama kemacetan di Kota Denpasar berasal dari struktur tata ruang yang belum terintegrasi dengan jaringan transportasi. Pembangunan kawasan permukiman dan komersial yang tumbuh cepat tidak diimbangi dengan penyediaan infrastruktur jalan yang memadai.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan underpass harus memperhatikan sistem drainase dan penanganan banjir.

Biaya operasional underpass tinggi. Jika tidak dikelola baik, bisa terjadi banjir seperti di Underpass Simpang Dewa Ruci dan Tugu Ngurah Rai,” ujarnya.

Sebagai alternatif, ia mengusulkan agar konsep overpass atau kombinasi antara underpass dan overpass mulai dipertimbangkan. Selain lebih efisien dari segi biaya konstruksi dan operasional, desain overpass juga dapat dibuat selaras dengan nilai sosial dan budaya Bali.

Selain penyusunan dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), menurutnya juga perlu dibuat dokumen lingkungan yang meninjau dampak pembangunan baik saat masa konstruksi maupun saat operasional underpass.

Pembangunan tiga underpass ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah di Pulau Dewata, namun tetap harus disertai strategi jangka panjang berupa pengembangan transportasi publik terintegrasi, agar Denpasar dan sekitarnya tidak terus terjebak dalam siklus kemacetan yang sama.

(Red)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Apa Komentar kamu swaps ?

Baca Lainnya

Banjir Kepung Sanur & Denpasar: Turis Komplain, Staf Hotel Terpaksa Angkut Koper Manual

8 January 2026 - 11:57 WIB

Banjir Kepung Sanur & Denpasar Turis Komplain, Staf Hotel Terpaksa Angkut Koper Manual

Kalender Event Bali 2026: Jadwal Lengkap Beachwalk Fest hingga BBTF

8 January 2026 - 11:47 WIB

Kalender Event Bali 2026 Jadwal Lengkap Beachwalk Fest hingga BBTF

Data Kunjungan Wisman Bali 2025: Australia Juara, India Melesat, Prediksi 2026 Fokus ‘Quality Tourism’

8 January 2026 - 11:38 WIB

Data Kunjungan Wisman Bali 2025 Australia Juara, India Melesat, Prediksi 2026 Fokus 'Quality Tourism'

Mayat Wanita Mengapung di Pelabuhan Lembar, Polisi Ungkap Riwayat Pilu Korban

8 January 2026 - 11:02 WIB

Petugas melakukan evakuasi terhadap mayat M yang ditemukan mengapung di Pelabuhan Lembar.

Bupati Bangli Bantah Minta Kompensasi Rp 200 Miliar untuk Tampung Sampah

8 January 2026 - 10:45 WIB

Bupati Bangli Bantah Minta Kompensasi Rp 200 Miliar untuk Tampung Sampah

Wabup Bangli Tegas: Denpasar & Badung Hanya Boleh Buang Sampah Residu ke TPA Landih

6 January 2026 - 10:27 WIB

Wabup Bangli Tegas Denpasar & Badung Hanya Boleh Buang Sampah Residu ke TPA Landih - swapnews
Trending di BALI
Home
Hot News
Trending
Instagram