Gowa SWAPNEWS, 20 Juli 2025 – Polemik pengelolaan anggaran publikasi media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gowa menuai reaksi keras dari Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara Republik Indonesia (APKAN RI).
Ketua Umum DPP APKAN RI, Dedi Setiadi Toding, menyuarakan kegeramannya atas sikap tertutup Diskominfo Gowa yang enggan membeberkan rincian penggunaan anggaran tahun 2024/2025, dengan alasan yang dinilai tidak logis yakni “belum dikuasai”.
“Sebaiknya Kadis Kominfo SP Gowa dicopot jabatannya atau lebih baik mundur saja kalau tidak bisa terbuka kepada publik soal anggaran media,” tegas Dedi pada Sabtu (19/7/2025).
APKAN RI menyoroti besarnya alokasi anggaran untuk publikasi dalam APBD Gowa 2025, yang tercatat mencapai Rp1.193.015.000. Dedi menyatakan bahwa dana tersebut seharusnya dikelola secara adil, transparan, dan akuntabel, bukan hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu yang ia sebut sebagai “media titipan”.
“Kami menduga hanya media tertentu saja yang diakomodasi, dan itu sangat merugikan. Uang negara harus dikelola untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan kelompok,” imbuhnya.
Melalui pernyataan resminya, APKAN RI mendesak Inspektorat, BPKP, dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan mengaudit dan menginvestigasi pengelolaan anggaran Diskominfo Gowa secara menyeluruh.
Sikap tertutup Diskominfo terhadap permintaan informasi publik dinilai sebagai indikasi kuat dugaan penyimpangan, dan tidak mencerminkan semangat keterbukaan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Jika tidak ada langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Gowa maupun lembaga pengawas internal, APKAN RI memastikan akan menempuh jalur hukum demi menegakkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara.
#APKANRI
#GowaTransparan
#DiskominfoGowa
#AuditAnggaran
#KeterbukaanInformasi
#AnggaranPublikasi
#MediaTitipan
#GoodGovernance
#TransparansiAnggaran
#PemkabGowa
#APH
#BPKP
#Inspektorat
#BeraniTransparan
#KadisKominfo









Apa Komentar kamu swaps ?