JAKARTA. swapnews.co.id – Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, “Apakah ikan tidur?” atau “Ikan tidur gak, sih?” Soalnya, gak seperti manusia atau hewan darat lainnya, ikan gak punya kelopak mata dan gak pernah kelihatan merem. Tapi anehnya, mereka tetap sehat, aktif, dan hidup seperti biasa. Jadi, kalau gak merem dan gak rebahan, gimana dong cara ikan tidur?
Investigasi mendalam ke dalam literatur biologi laut dan neurosains akuatik mengungkapkan sebuah kebenaran ikan memang beristirahat, namun konsep “tidur” mereka adalah sebuah anomali evolusioner yang menantang definisi tidur mamalia.
Lima fakta unik tentang tidurnya ikan yang jarang diketahui!
- Ikan tidur dengan gaya yang beda
Meski gak terlihat seperti tidur pada umumnya, ikan tetap masuk ke fase tidur sebagai bagian dari fungsi normal tubuh mereka. Menurut penelitian dalam Rev Neurosci, ikan seperti zebrafish mengalami proses tidur yang mirip dengan hewan bertulang belakang lainnya.
Tapi karena mereka gak punya kelopak mata, ikan tidur dalam keadaan mata terbuka. Jadi meski kelihatan “bangun”, sebenarnya mereka sedang istirahat total.
- Tidur ikan bisa disebut mode hemat daya
Saat ikan tidur, mereka gak benar-benar diam total. Mereka tetap bernapas dan kadang melakukan sedikit gerakan kecil, tapi respons terhadap lingkungan menurun drastis. Ini seperti mode hemat daya di gadget kamu. Aktivitas otak mereka melambat dan tubuhnya masuk ke mode hemat energi.
Ada dua cara ikan bernapas: ram ventilation dan pump ventilation. Ikan besar seperti hiu harus terus berenang agar air tetap mengalir lewat insang mereka (ram ventilation), jadi mereka tetap bergerak meski sedang tidur.
Sedangkan ikan akuarium atau ikan karang umumnya pakai pump ventilation, cukup membuka dan menutup mulut untuk bernapas sambil diam di tempat.
- Tempat favorit ikan untuk tidur strategis banget
Ikan gak bisa asal tidur di sembarang tempat. Mereka biasanya cari lokasi yang aman dari predator, misalnya di balik batu, di pojok akuarium, atau di celah karang. Ikan seperti triggerfish bahkan punya sirip khusus yang bisa “mengunci” tubuhnya di dalam celah agar gak hanyut terbawa arus saat tidur.
Buat ikan yang suka hidup berkelompok, tidur beramai-ramai bisa bantu mereka tetap waspada. Jadi kalau ada bahaya, ikan lain bisa langsung kasih sinyal. Ikan Kakatua (Parrot Fish) sedang membuat kepompong lender sebagai perisai saat sedang tidur.

Ikan Kakatua (Parrot Fish) sedang membuat kepompong lender sebagai perisai saat sedang tidur
- Tanda-tanda ikan lagi tidur bisa kamu amati dari perilakunya
Karena matanya tetap terbuka, kamu perlu lebih jeli untuk tahu kapan ikan kamu tidur. Biasanya mereka jadi lebih pasif, diam di satu tempat, dan berenangnya lambat banget. Ada juga yang rebahan di dasar akuarium atau ngambang santai di permukaan air.
Menurut penelitian dalam Curr Biol, ikan yang kurang tidur bisa menunjukkan tanda-tanda stres dan jadi lebih gampang sakit. Jadi penting banget buat kamu sebagai pemilik ikan kasih waktu tidur yang cukup.
- Cahaya dan suara bisa ganggu tidur ikan
Ikan juga butuh suasana gelap dan tenang buat tidur nyenyak. Suara keras, getaran, bisa bikin ikan kaget dan malah melukai diri sendiri. Beberapa spesies punya respons kaget yang cepat banget karena insting bertahan dari predator.
Teknik Tidur Unihemisferis yang Mengguncang
Bahkan lebih mengejutkan lagi adalah strategi yang diadopsi oleh beberapa spesies, seperti Hiu tertentu dan mamalia air (meskipun bukan ikan sejati), yang harus berenang terus-menerus untuk menjaga aliran air melalui insang (respirasi ram ventilation).
Spesies ikan yang paling ganas dan paling waspada mempraktikkan Tidur Gelombang Lambat Unihemisferis (Unihemispheric Slow-Wave Sleep/USWS). Mereka menidurkan hanya separuh otak pada satu waktu, sementara separuh lainnya tetap waspada dan aktif untuk mengendalikan gerakan dasar dan memantau predator.
Ini bukan hanya istirahat, ini adalah operasi biologis berisiko tinggi yang memaksa kita merevisi pandangan tentang kesadaran dan istirahat di dunia bawah laut.
Kita harus mengakui: Di kedalaman lautan, tidur adalah kemewahan yang terlalu berbahaya. Yang ada hanyalah istirahat yang cerdas, waspada, dan sangat adaptif.
Jadi, apakah ikan tidur? Jawabannya jelas: Ya, cuma caranya aja yang beda dari manusia. Meski gak merem, gak bawa bantal, dan gak rebahan di kasur, mereka tetap masuk ke fase istirahat penting buat kesehatan tubuhnya. (YSM)
Sumber Rujukan (Sources)
National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) – Tentang pola istirahat ikan.
Beberapa studi terkait Unihemispheric Slow-Wave Sleep (USWS) pada spesies akuatik.
Literasi Biologi Perbandingan dan Neurosains.
Koleksi Jurnal dan Penelitian di National Library of Medicine – Studi tentang ikan zebra dan ritme sirkadian.
https://www.youtube.com/watch?v=ZPdD7jRIB7g









Apa Komentar kamu swaps ?